destination dream

Sabtu, 01 Desember 2012

Masa-masa indah itu

Ketika aku mulai mengenal dan mengetahuinya lebih dalam, aku mengerti dan semakin tahu bagaimana diri dia yg sebenarnya. Walaupun hanya via bbm, dan hanya sekedar chatting bertopik biasa, aku bisa merasakan kebahagiaan tulus ku yg waktu itu muncul. Mulai saat itu hari-hariku, bisa ku rasa sangat indah dan menyenangkan. Minggu-minggu remedial yg ada, tidak terasa karena pada saat itu pula rasa yg hinggap lama di hatiku ini terbalaskan dengan sesuatu yg benar-benar aku harapkan. Berchatting dari pagi sampai pagi lagi, bercanda-canda, berganti-ganti topik, itu semua kami lakukan. Back then even it just via bbm I really feel very happy. Tapi dilain rasa sisi hatiku merasakan hal sangat membuatku merasa bersalah dan merasa takut. Entah apa yg membuatku takut, tapi aku tau apa yg membuatku merasa bersalah.
Sebenarnya semua rasa aku rasakan, tapi tidak semuanya aku ketahui alasan mengapa aku merasakan itu semua. Hanya beberapa yg aku tahu, dan itu pun menurutku sebuah alasan yg 'yaelah'. Seperti alasan untuk rasa bersalah ini, aku merasakannya karena aku tahu dia sudah punya seseorang tapi aku tetap ingin dekatnya bahkan menjadi miliknya. Sangat bisa dikatakan tidak tahu diri, atau apalah semacam itu. Ya aku tahu, tapi aku tidak bisa berbuat banyak. Karna ini adalah pendaman rasaku yg telah lama terpendam. Jadi ketika aku bisa dekat dengannya, aku tidak memikirkan hal sekitarku dan apa yg akan terjadi dalam waktu dekat. Aku merasa takut, karna aku takut ini akan sebentar dan kalaupun aku benar-benar bisa memilikinya aku takut dia akan diambil org lain. Tapi kenyataannya itulah semua konsekuensi yg harus aku terima. Tapi sekali lagi, aku tidak bisa berbuat banyak. Aku hanya bisa bersyukur dan menikmati semua yg aku rasa dan aku dapatkan.
Suatu hari, aku merasakan senang yg benar-benar begitu senang. Saat itu, saat minggu remedial berlangsung dan di hari-hari itu juga di sekolahku mengadakan classmeeting. Pagi-pagi, aku brgkt kesekolah untuk mencari info-info terbaru tentang remedial. Chat Bbmku keep going on sama doi, tapi saat sudah disekolahan, aku dan dia tidak sering chattan. Hari sudah terik, jam menujukkan kalau sudah jam 1. Aku dan temanku pun memutuskan untuk pulang, dan balik lagi kesekolah untuk classmeeting jam 3 nanti. Dirumah aku berbbman ria dengan doi. Senang, ya senang yg biasa kalian rasakan ketika kalian bisa terus berkomunikasi dengan seseorang yg kalian suka. Hari ini jadwal classmeeting futsal kelas doi main. Aku pun sangat berniat untuk menontonnya, kebetulan kelasku juga main hari ini, dan main setelah kelas doi. Jadi aku bisa menontonnya terlebih dahulu. Jam 3 pun datang, temanku sudah datang ke rumahku. Tapi kami baru berangkat setelah kami sholat ashar. Sesampainya disana, yg aku cari hanya 1, yaitu dia. Dia yg aku tunggu, dia yg ingin ku lihat, dan dia yg ingin aku miliki......... Aku pun belum juga melihatnya, sampai kelas dia pun dipanggil untuk bermain. Beberapa detik setelah panggilan itu, aku melihatnya. Melihat dia yg sedang bersiap-siap untuk bertanding. Akupun lgsg mengirimkan bbm kepadanya "semangat ya mainnya :) pasti menang kok. Gue nntn lo loh :)". Tapi sayang, dia tidak membacanya, karena dia pun sudah mulai masuk lapangan.

Disana, dilapangan itu, aku melihat sosoknya, sosok yg aku dambakan. Aku terus bersorak-soray untuk mendukungnya. Sampai pertandingan itu berakhir, dengan akhir yg tidak memuaskan karena doi kalah. Yasudahlah, namanya juga pertandingan. Selesai pertandingan, dia membalas bbmku
D:"ohiya? Dimana? Kok gue gak liat?"
A:"iya tadi gue disamping kiri gawang hehe"
D:"oh itu, liat kok hehe."
A:"oh hehe. Skg ada dimana?"
D:"ditarik temen nih disuruh keluar. Padahal sih pengen didalem terus nntn"
A:"nntn apa ngliatin gue nih? Eeeh hehe :p"
D:"ya spik spiknya kan nntn, pdhl mah lirik2 ke situ juga terus eeeh :p"
A:"jehaha dasar...."
Lama..... Bbmku tidak dibalas lagi. Mungkin dia bingung, atau sedang sibuk entahlah. Ketika kelasku selesai bertanding, aku dan temanku menunggu di luar, duduk dimotor. Tiba-tiba doi keluar dari arena futsal. Entah kapan dia masuk, tau-tau sudah keluar aja. Lalu dia berjalan keluar, dan terus berjalan kearahku, sampai kita bertatapan, dan saling melihat.
Saat itu, detik itu, aku merasa semakin yakin kalau aku memang menginginkannya dan benar-benar mulai terjatuh lebih dalam kepadanya. Aku bahagia, sangat bahagia. Aku tidak pernah memikirkan rasa sedihku, yg aku rasakan saat itu adalah benar-benar bahagia. Karena aku, aku melihat senyumnya, aku bisa melihat senyumnya yg begitu tulus, dan yg begitu sumringah. Meskipun aku tau, tebakan itu bisa salah. Tapi aku yakin seyakin yakinnya, kalau aku benar. Hari pun semakin petang, dan sudah masuk malam. Aku bersama teman teman sekelasku pun pulang.
Hari-hariku pun terus berlanjut seperti itu. Hanya bedanya, aku bisa melihat senyum indah dan tulusnya itu cuma untuk 1hari. Aku terus berbbm dengannya, dan dia mulai menggombal-gombaliku. Aku senang, jujur aku tidak munafik. Aku senang diperlakukan seperti itu, karena dia org yg aku suka. Aku percaya, entah mengapa aku merasa yakin dengannya. Tanpa memikirkan, apakah dia bohong atau benar-benar akan seperti apa yg dia omongkan. Seperti itu lah malam-malamku, terus bbman dan terus membuat moodku get up and get down. Sampai hari kenaikan kelas pun tiba. Bagi rapotpun juga dihari itu, aku masih berkadaan seperti ini dengannya.

Aku merasakan senang, senang yg amat senang. Meskipun aku bisa terbilang, baru mengenalnya. Tapi aku sudah jatuh yg bagiku itu terlalu dalam kepadanya. Hari liburan kenaikan kelaspun tiba. Sebelum liburan atau keluar kota, kami diharuskan untuk membayar uang daftar ulang tahunan. Aku dan dia berjanjian inging membayarnya pada hari yg sama. Tapi pas malam senin, aku ingat, dia sama sekali tidak membalas bbmku bahkan tidak membacanya sama sekali. Aku bingung, aku salah apa, kenapa dia bgitu. Senin pagi pun tiba, aku memutuskan akan mendaftar ulang pada hari itu. Aku bersama temanku, sesampainya disekolah, aku melihat dia dan ibunya. Ternyata dia juga mendaftar ulang pada hari itu. Aku senang bisa melihatnya, tapi keingat bbmku semalam, aku juga merasa bete dengannya. Akhirnya aku masuk keruangan TU, disana ada ibunya yg sama-sama denganku ingin mengumpulkan berkas. Lalu tiba-tiba ibunya pun menyapaku:
Ibunya:"mau daftar ulang juga ya mba?"
A:"eh iya... Ibu eh tante juga ya?"
Ibunya:"iya ini si '......' Belum nulis jurusannya tadi"
A:"oh itu si '....' tante? Oalah, iya tulis aja tante"
Ibunya:"iya ini udah diambil hehe"
Lalu ibunya keluar sambil memanggil namanya. Urusanku telah selesai, tapi aku lupa pada saat itu aku menunggu sesuatu di depan ruang TU tadi. Sampai akhirnya, aku berpapasan dengan doi dan ibunya. Dan ibunya menyapaku lagi
Ibunya:"eh mba... Udah?"
A:"eh tante... Udah tante hehe"
Ibunya:"iya nih tante juga udah. Si '...' Gak mau sndri katanya, maminya jadi disuruh ijin kerja gini hehe... Duluan ya mba"
A:"oalah gitu... Yampun hehe... Iya tante hati-hati yaa... hati hati ya '...'"
Aku pun juga sedikit berbicara dengannya, walaupun hanya sekedar "hati-hati".
Entah...... Aku masih memikirkan bbmku yg tidak dibaca olehnya. Bbmku tidak dibaca, tapi aku bertemu dan bertegur sapa dengan ibunya. Sore harinya, aku mulai bbman lagi, meskipun aku yg mulai. Sampai malam, dan sampai esok harinya aku bbman. Ketika aku merasakan hal aneh, entah itu suatu kebosanan, atau apalah itu aku tak mengerti. Aku merasakan perubahannya. Dia berbeda dari pertama kali aku mengenalnya. Aku tak bisa berbuat apa-apa, karna mungkin memang aku hanya seorang selir dan hiburan semata baginya. Aku tahu itu, dan aku sangat mengerti itu.

Sampai akhirnya, saat itu, saat aku merasakan perubahannya. Aku dan dia lostcontact. Aku tidak chat lagi dengannya. Dia menghilang, dia tidak membaca bbmku lagi, dan selesai sudah. Sedih ya sedih memang, sangat sedih. Liburanku yg aku harapkan bisa sedikit berbeda dengan hadirnya dia, malah terjadi seperti ini. Merasakan kesedihan, memikirkan apa salahku, memikirkan kenapa ini bisa terjadi, merasakan kegalauan yg kalian juga rasakan, merasakan bagaimana kehilangan seseorang yg disayang.
Dan aku berfikir, apakah ini akhir dari segala kebahagian yg aku inginkan dan yg aku rasakan selama ini? Kalaupun itu benar, aku sungguh sangat berterima kasih padaMu Tuhan, karna Engkau mengijinkanku merasakan masa-masa indah ini. Masa-masa dimana aku bisa merasakan segala perasaan yang ada didunia ini.